Selasa, 30 April 2013

Pentingkah Taman Kota…?

Pengertian Taman Kota


Taman adalah sebidang lahan berpagar yang digunakan untuk mendapatkan kesenangan, kegembiraan, dan kenyamanan. (Laurie,1986:9)
Kota adalah tempat berlangsungnya proses hidup dan kehidupan atau sebagai tempat berlangsungnya aktifitas manusia (Setiyaningrum, Diyah,2002:4).

Taman Kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan dalam skala yang luas dan dapat mengantisipasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh seluruh warga kota.

Fungsi Taman Kota
Berbagai fungsi taman yang dapat dirasakan manfaatnya adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Ekologis
Taman kota sebagai penjaga kualitas lingkungan kota. Dengan adanya penghijauan maka taman kota dapat berfungsi sebagai:

§ Paru-paru kota yang menghasilkan banyak O2

§ Filter debu dan asap kendaraan bermotor, sehingga dapat meminimalisir polusi udara

§ Tempat penyimpanan air tanah, sehingga mencegah datangnya banjir dan erosi serta menjamin pasokan air tanah. Semoga ga da cerita lagi “musim ujan kebanjiran, musim kemarau kekeringan”.

§ Peredam kebisingan kota yang padat aktivitas

§ Pelestarian lingkungan ekosistem. “Kondisi yang langka mendengar cicit burung di lingkungan perkotaan”.

2. Fungsi Sosial

§ Sebagai tempat komunikasi sosial

§ Sebagai sarana olahraga, bermain, dan rekreasi

§ Sebagai landmark sebuah kota

§ Menambah nilai estetika sebuah lingkungan sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi sebuah kota.

Pentingkah Taman Kota…?
Sebuah pertanyaan bodoh, karena dilihat dari fungsi dan manfaat yang ditimbulkan dari sebuah taman kota, taman kota seharusnya menjadi poin penting dalam perencanaan sebuah kota.
Karena selain berfungsi untuk menjaga kualitas lingkungan perkotaan yang padat aktivitas, taman kota dapat menumbuhkan rasa sosialis yang tinggi di dalam lingkungan perkotaan yang kini mengarah pada individualis. Menumbuhkan rasa toleransi, tidak hanya terhadap sesama manusia melaikan terhadap mahkluk hidup lainnya. Taman yang baik merupakan cerminan kota dengan manusia (masyarakat) yang baik. Manusia (masyarakat) merupakan aspek penting dalam sebuah kota, sehingga kualitas manusia (masyarakat) akan mempengaruhi kualitas sebuah kota.
Jadi keberadaan taman kota itu penting banget….


Manfaat-Manfaat Taman Kota Bagi Kita

Manfaat taman kota:
1. Penghijauan kota yang umumnya gersang tidak ada tumbuh-tumbuhan

2. Untuk rekreasi bagi penduduk kota , jadi tidak usah ke Gunung atau desa yang masih bayak tumbuhannya

3. Untuk menyerap gas karbon dioksida (CO2) yang banyak dihasilkan oleh kendaraan bermotor, mobil, pabrik, pembakaran sampah. Dalam proses fotosintesisi sebagai berikut: CO2 +H2O ———–<C6H12O6 + O2 (dengan bantuan sinar matahari)
4. Pohon-pohonan dalam taman kota, bisa menyimpan air banyak sekali, tanaman terdiri dari 80 % air dan 20 % berat bahan yang lain seperti kayu daun, kambium. Sehingga kalau satu tanaman beratnya 1000 kg (1 ton) maka air yang dikandungnya = 80/100 x 1.000 kg = 800 kg air, yang volumenya = 800 liter.. lha kalau dalam suatau taman kota ada 100 pohon saja maka air yang bisa disimpan ditaman kota sebanyak = 800 liter x 100 pohon = 80.000 liter kalau dimuat dalam truk tanki yang volumenya 5000 L akan tersedia = 80.000/ 5000 = 16 tangki air. Akhir taman kota bisa ikut serta dalam rangka mencegah terjadinya banjir, karena air tidak akan langsung terbuang ke sungai /selokan tetapi diserap oleh tumbuhan dalam taman kota tersebut.
5. Dalam proses foto sinteisi diatas (nomor 2) juga dihasislkan gas Oksigen yang sangat diperlukan untuk pernafasan manusia dan hewan. Sehingga udara dikota diharapkan bisa segar karena banyak Oksigen (O2) yang dihaskan oleh taman kota.
6. Bisa untuk media pembelajaran anak-anak sekolah tentang macam-macam tanaman, jenis tanaman sifat-sifat tanaman, dll
7. Untuk tempat hidup margasatwa (binatang,seperti burung, kelelawar, dan hewan yang laian yang berfungsi sebagai peredator dalam kehidupan ini), dan masih banyak lainnya


Taman Kota Memiliki Tempat Untuk Berolahraga & Nilai – Nilai Edukatif
   
Taman dapat juga sebagai tempat berolah raga dan rekreasi yang mempunyai nilai sosial, ekonomi, dan edukatif. Tersedianya lahan yang teduh sejuk dan nyaman, mendorong warga kota dapat memanfaatkan sebagai sarana berjalan kaki setiap pagi, olah raga dan bermain, dalam lingkungan kota yang benar-benar asri, sejuk, dan segar sehingga dapat menghilangkan rasa capek. Taman kota yang rindang mampu mengurangi suhu lima sampai delapan derajat Celsius, sehingga terasa sejuk.
            Tidak berlebih jika dikatakan sebagai Kampus Hijau. Sayangnya pepohonan berbuah seperti sawo manilo walaupun banyak namun masih kecil, sehingga belum mengundang burung tinggal di kampus. Kondisi yang ramai ini mengundang banyak asongan untuk menjajankan makanannya, namun tentunya harus diatur dan ditertibkan.

HUTAN KOTA

FUNGSI TAMAN HUTAN KOTA
Oleh: Prof. DR. Ir. Zoer'aini Djamal Irwan, M.S

Penghijauan perkotaan yaitu menanam tumbuh-tumbuhan sebanyak-banyaknya di halaman rumah atau dilingkungan sekitar rumah maupun dipinggir jalan, apakah itu berbentuk pohon, semak, perdu, rumput atau penutup tanah lainnya, di setiap jengkal tanah yang kosong yang ada dalam kota dan sekitarnya, sering disebut sebagai ruang terbuka hijau (RTH). RTH sangat penting, mengingat tumbuh-tumbuhan mempunyai peranan sangat penting dalam alam, yaitu dapat dikategorikan menjadi fungsi lansekap (sosial dan fisik), fungsi lingkungan (ekologi) dan fungsi estetika (keindahan). Berdasarkan kepada fungsi utama RTH dapat dibagi menjadi:

1. Pertanian perkotaan, fungsi utamanya adalah untuk mendapatkan hasilnya untuk konsumsi yang disebut dengan hasil pertanian kota seperti hasil hortikultura.

2. Taman kota, mempunyai fungsi utama untuk keindahan dan interaksi sosial

3. Hutan kota, mempunyai fungsi utama untuk peningkatan kualitas lingkungan.

Hutan Kota dapat memberikan kota yang nyaman sehat dan indah (estetis). Kita sangat membutuhkan hutan kota, untuk perlindungan dari berbagai masalah lingkungan perkotaan. Hutan kota mempunyai banyak fungsi (kegunaan dan manfaat). Hal ini tidak terlepas dari peranan tumbuh-tumbuhan di alam. Tumbuh-tumbuhan sebagai produsen pertama dalam ekosistem, mempunyai berbagai macam kegiatan metabulisme untuk ia hidup, tumbuh dan berkembang. Kegiatan metabulisme tumbuh-tumbuhan dimaksud telah memberikan keuntungan dalam kehidupan kita. Tidak ada satu makhlukpun yang dapat hidup tanpa tumbuh-tumbuhan.

Untuk menghadapi kemajuan, kita perlu melakukan perubahan dan untuk itu kita perlu melakukan pembangunan. Dalam pembangunan itu kita akan tahu tentang sejauh mana kerugian kita, jika kita menebang pohon atau membabat tumbuh-tumbuhan tanpa pertimbangan dengan alasan nanti toh tumbuh-tumbuhan itu akan tumbuh kembali. Mudah-mudahan pelaku pembangunan dapat menyadari, bahwa tumbuh-tumbuhan itu adalah makhluk hidup dan butuh waktu untuk tumbuh dan berkembang.

BENTUK DAN STRUKTUR HUTAN KOTA.

Hutan kota meupakan suatu ekosistem dan tidak sama dengan pengertian hutan selama ini. Hutan kota adalah komunitas tumbuh-tumbuhan berupa pohon dan asosiasinya yang tumbuh di lahan kota atau sekitar kota, berbentuk jalur, menyebar atau bergerombol (menumpuk) dengan struktur meniru (menyerupai) hutan alam, membentuk habitat yang memungkinkan kehidupan bagi satwa dan menimbulkan lingkungan sehat, nyaman, dan estetis.

Banyak kendala dalam membangun hutan kota. Kendala tersebut antara lain berkisar kepada persediaan lahan untuk hutan kota, lahan semakin hari semakin sedikit untuk hutan kota dan harga lahan di kota semakin hari semakin sangat mahal. Disamping itu pula terbentur kepada peresepsi dari para perancang dan pelaksana pembangunan, maupun dari lapisan masyarakat lainnya terhadap hutan kota belum sama dan belum terbangun. Melihat fungsinya maka kita harus membangun dan mengembangkan hutan kota. Dari hasil penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa dengan membangun dan mengembangkan bentuk hutan kota serta membangun dan mengembangkan struktur hutan kota, maka kendala lahan dapat di modifikasi sehingga kita akan tetap dapat membangun dan mengembangkan hutan kota. Disamping itu secara bertahap kita selalu berusaha membangun dan mengembangkan persepsi tentang hutan kota.

Bentuk tergantung kepada bentuk lahan yang tersedia untuk hutan kota. Bentuk hutan kota dapat dibagi menjadi: a. Berbentuk bergerombol atau menumpuk adalah hutan kota dengan komunitas tumbuh-tumbuhannya terkonsentrasi pada suatu areal dengan jumlah tumbuh-tumbuhannya minimal 100 pohon dengan jarak tanam rapat tidak beraturan. b. Berbentuk menyebar yaitu hutan kota yang tidak mempunyai pola tertentu, dengan komunitas tumbuh-tumbuhannya tumbuh menyebar terpencar-pencar dalam bentuk rumpun atau gerombol-gerombol kecil. c. Berbentuk jalur yaitu komunitas tumbuh-tumbuhannya tumbuh pada lahan yang berbentuk jalur lurus atau melengkung, mengikuti bentukan sungai, jalan, pantai, saluran dan lainnya. Struktur hutan kota adalah komposisi dari tumbuh-tumbuhan, jumlah dan keanekaragaman dari komunitas tumbuh-tumbuhan yang menyusun hutan kota, dapat dibagi menjadi: a. berstrata dua yaitu komunitas tumbuh-tumbuhan hutan kota hanya terdiri dari pepohonan dan rumput atau penutup tanah lainnya. b. berstrata banyak yaitu komunitas tumbuh-tumbuhan hutan kota selain terdiri dari pepohonan dan rumput juga terdapat semak, terna, liana, epifit, ditumbuhi banyak anakan dan penutup tanah, jarak tanam rapat tidak beraturan, dengan strata dan komposisi mengarah meniru komunitas tumbuh-tumbuhan hutan alam.

FUNGSI HUTAN KOTA

Fungsi hutan kota sangat tergantung kepada bentuk dan struktur hutan kota serta tujuan perancangannya. Secara garis besar fungsi hutan kota yang sangat banyak itu dapat dikelompokkan menjadi:

1. Fungsi lansekap. Fungsi lansekap meliputi fungsi fisik dan fungsi sosial.

a.Fungsi fisik, yaitu berfungsi antara lain untuk perlindungan terhadap angin, sinar matahari, pemandangan yang kurang bagus dan terhadap bau, sebagai pemersatu, penegas, pengenal, pelembut, dan pembingkai. b. Fungsi sosial. Penataan tumbuh-tumbuhan dalam hutan kota dengan baik akan memberikan tempat interaksi sosial yang sangat menyenangkan. Hutan kota dengan aneka ragam tumbuh-tumbuhan mengandung nilai-nilai ilmiah sehingga hutan kota dapat sebagai laboratorium hidup untuk sarana pendidikan dan penelitian. Fungsi kesehatan misalnya untuk terapi mata dan mental serta fungsi rekreasi, olah raga, dan tempat interaksi sosial lainnya. Fungsi sosial politik ekonomi misalnya untuk persahabatan antar negara. Hutan kota dapat memberikan hasil tambahan secara ekonomi untuk kesejahteraan penduduk seperti buah-buahan, kayu, obat-obatan sebagai warung hidup dan apotik hidup.

2. Fungsi Pelestarian Lingkungan (ekologi). Dalam pengembangan dan pengendalian kualitas lingkungan fungsi lingkungan diutamakan tanpa mengesampingkan fungsi-fungsi lainnya. Fungsi lingkungan ini antara lain adalah: a. Menyegarkan udara atau sebagai "paru-paru kota". Fungsi menyegarkan udara dengan mengambil CO2 dalam proses fotosintesis dan menghasilkan O2 yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernafasan. CO2 diambil dari udara, sedangkan air diambil dari dalam tanah melalui akar tanaman.

sinarmatahari 6 CO2 + 6 H2O ----------------> C6H12O6 + 6 O2 khlorofil enzim

b. Menurunkan Suhu Kota dan meningkatkan kelembaban. Suhu disekitar tanaman menjadi lebih sejuk. Uap air di atmosfir bertindak sebagai pengatur panas (suhu udara) karena sifatnya dapat menyerap energi radiasi matahari gelombang pendek maupun gelombang panjang. Hutan kota mempunyai pengaruh besar pada daerah-daerah yang suhunya tinggi, dan sangat bermanfaat khususnya untuk daerah tropis.

c. Sebagai Ruang Hidup Satwa. Tumbuh-tumbuhan selain sebagai produsen pertama dalam ekosistem juga dapat menciptakan ruang hidup (habitat) bagi makhluk hidup lainnya, sebagai burung, kupu-kupu, serangga. Burung sebagai komponen ekosistem mempunyai peranan penting, diantaranya untuk mengontrol populasi serangga, membantu penyerbukan bunga dan pemencaran biji. Hampir pada setiap bentuk kehidupan terkait erat dengan burung, sehingga burung mudah dijumpai. Dengan kondisi tersebut diduga burung dapat dijadikan sebagai indikator lingkungan, karena apabila terjadi pencemaran lingkungan, burung merupakan komponen alam terdekat yang terkena pencemaran. Burung berperanan dalam rekreasi alam, adanya taman burung selalu dikunjungi orang, untuk menikmati bunyi, kecantikan ataupun kecakapan burung. Malahan sekarang hampir di setiap rumah orang memelihara burung. Burung mempunyai nilai pendidikan dan penelitian. Keindahan burung dari segala yang dimilikinya akan memberikan suatu kenikmatan tersendiri. Kebiasaan burung-burung beranekaragam, ada burung yang mempunyai kebiasaan berada mulai dari tajuk sampai kebawah tajuk. Ini menunjukkan bahwa bila hutan kota mempunyai komposisi banyak jenis, berlapis-lapis dan berstrata akan memikat banyak burung. Hasil penelitian saya (1994) menunjukkan bahwa burung lebih banyak dijumpai baik jenis maupun jumlahnya pada hutan kota yang ditanami dengan tanaman produktif (berbunga, berbuah dan berbiji) pada struktur hutan kota yang berstrata banyak. Kehadiran burung pada hutan kota yang berstara banyak selain karena jumlah tumbuh-tumbuhan yang beranekaragam, juga pohonnya adalah jenis buah-buahan (tanaman produktif). Tanaman produktif dalam hal ini adalah tanaman yang menghasilkan bunga, buah, biji aroma, sehingga memberikan kesempatan lebih besar kepada burung (herbivor) yang menyukainya untuk datang, mencari makan, bercengkrama atau bersarang. d. Penyanggah dan Perlindungan Permu-kaan Tanah dari Erosi, sebagai penyanggah dan melindungi permukaan tanah dari air hujan dan angin. Sehubungan dengan itu hutan kota dapat membantu penyediaan air tanah dan pencegahan erosi. e. Pengendalian dan Mengurangi Polusi Udara dan Limbah, sebagai pengendalian dan atau mengurangi polusi udara dan limbah, serta menyaring debu. Debu atau partikulat terdiri dari beberapa komponen zat pencemar. Dalam sebutir debu terdapat unsur-unsur seperti garam sulfat, sulfuroksida, timah hitam, asbestos, oksida besi,silika, jelaga dan unsur kimia lainnya. Berbagai hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa tumbuh-tumbuhan dapat mengakumulasi berbagai jenis polutan (pencemar). Seperti pohon johar, asam landi, angsana dan mahoni dapat mengakumulasi Pb (timah hitam) yaitu hasil pencemaran oleh kendaraan bermotor, pada daun dan kulit batang. e. Peredaman Kebisingan. Kebisingan adalah suara yang berlebihan, tidak diinginkan dan sering disebut "polusi tak terlihat" yang menyebabkan efek fisik dan psikologis. Efek fisik berhubungan dengan transmisi gelombang suara melalui udara, efek psikologis berhubungan dengan respon manusia terhadap suara. f. Tempat Pelesterian Plasma nutfah dan bioindikator, yaitu sebagai tempat pelestarian plasma nutfah dan bioindikator dari timbulnya masalah lingkungan seperti. Karena tumbuhan tertentu akan memberikan reaksi tertentu akan perubahan lingkungan yang terjadi disekitarnya. Plasma nutfah sangat diperlukan dan mempunyai nilai yang sangat tinggi dan diperlukan untuk kehidupan. g. Menyuburkan Tanah. Sisa-sisa tumbuhan akan dibusukkan oleh mikroorganisma dan akhirnya terurai menjadi humus atau materi yang merupakan sumber hara mineral bagi tumbuhan itu kembali.

3. Fungsi Estetika. Tumbuh-tumbuhan dapat memberikan keindahan dari garis, bentuk, warna, dan tekstur yang ada dari tajuk, daun, batang, cabang, kulit batang, akar, bunga, buah maupun aroma. Hasil penelitian saya menunjukkan bahwa penilaian hutan kota yang berstrata banyak mempunyai nilai estetika lebih tinggi, daripada hutan kota berstrata dua.

PENUTUP

Hutan kota dapat memberikan kenyamanan dan kenikmatan kepada. Apalagi bila kita dapat mengembangkan dan membangun hutan kota yang berstruktur, dengan keanekaragam jenis tumbuh-tumbuhan dan jumlah yang banyak serta ditata dengan baik. Diharapkan hutan kota dapat memenuhi tingkat kenyamanan yang dikehendaki, karena hutan kota dapat memodifikasi iklim mikro. Hutan kota yang berstrata banyak memberikan lingkungan sekitarnya relatif lebih nyaman daripada yang berstrata dua, dan di dalam hutan akan kita rasakan lingkungannya lebih nyaman dibandingkan dengan di luar hutan kota. Jangan lupa bahwa yang paling penting kita perlu menanam jenis-jenis khas daerah sehingga hutan kotanya akan mempunyai ciri spesifik, mungkin tiap daerah sudah menetukan maskot jenis tanaman. Jangan lupa peran perempuan dalam pengelolaan lingkungan sangat dominan, oleh karena itu dalam semua kesempatan perempuan perlu diikutkan.

KERAJAAN ISLAM DI SELAT MALAKA

A. KERAJAAN ISLAM DI SEKITAR SELAT MALAKA
  1. 1. KERAJAAN SAMUDERA PASAI
    1. a. Letak Kerajaan
Kerajaan Samudera Pasai adalah Kerajaan pertama di Indonesia yang menganut agama Islam. Secara geografis, Kerajaan Samudera Pasai terletak di Sumatera bagian utara yang berdekatan dengan jalur pelayaran dan perdagangan internasional, yaitu Selat Malaka.
Kerajaan Samudera Pasai dijadikan bandar transito (penghubung) antara para pedagang Islam dari berbagai Negara. Kerajaan Samudera Pasai sebagai penghasil lada terbesar.
  1. b. Raja-Raja yang Memerintah
    1. 1. Nazimuddin al Kamil
-          Merupakan pendiri Kerajaan Samudera Pasai, ia seorang Laksamana laut dari Mesir,
-          Pada tahun 1238 M, ia mendapat tugas merebut Pelabuhan Kambayat di Gujarat yang dijadikan tempat pemasaran barang-barang perdagangan dari timur,
-          Nazimun al Kamil mendirikan Samudera Pasai dengan tujuan untuk dapat menguasai perdagangan rempah-rempah dan lada,
-          Pada masa pemerintahannya, secara politis Kerajaan Samudera berada di bawah kekuasaan Majapahit.
  1. 2. Sultan Malikul Saleh (1258-1297 M)
-          Semula menganut alirah Syi’ah kemudian berbalik menganut aliran Syafei,
-          Perkawinan Sultan Malikul Saleh dengan Putri Ganggang Sari dapat memperkuat kedudukannya di daerah pantai timur Aceh, sehingga Samudera Pasai menjadi pusat perdagangan di Selat Malaka.
  1. 3. Sultan Malikul Thahir (1297-1326 M)
-          Merupakan putra Sultan Malikul Saleh,
-          Pada masa pemerintahannya terjadi peristiwa penting, yaitu saat putra Sultan Malikul Saleh yang bernama Abdullah memisahkan diri ke daerah Aru (Barumun) dan bergelar Sultan Malikul Mansur (ia kembali kepada aliran Syi’ah).
  1. c. Kehidupan Sosial
-          Kehidupan sosial masyarakat Samudera Pasai sudah diatur menurut aturan-aturan dan hukum-hukum Islam,
-          Kehidupan sosial  masyarakat Samudera Pasai banyak memiliki persamaan dengan daerah-daerah Arab, sehingga daerah Aceh mendapat julukan Daerah Serambi Mekkah.
  1. 2. KERAJAAN MALAKA
    1. a. Letak Kerajaan
-          Kerajaan Malaka secara geografis berada dijalur pelayaran dan perdagangan internasional, yaitu Selat Malaka (Semenanjung Malaya),
-          Pada masa kejayaannya, Kerajaan Malaka merupakan pusat perdagangan dan penyebaran Islam di Asia Tenggara.
  1. b. Raja-Raja yang Memerintah
    1. 1. Iskandar Syah (1396-1414 M)
-          Pada abad ke-15 M, di Majapahit terjadi perang paregreg yang mengakibatkan Paramisora (Parameswara) melarikan diri bersama pengikutnya dari daerah Blambangan ke Tumasik (Singapura), kemudian melanjutkan perjalanannya sampai ke Semenanjung Malaya dan mendirikan Kp. Malaka
-          Secara geografis, posisi Kp. Malaka sangat strategis, yaitu di Selat Malaka, sehingga banyak dikunjungi para pedagang dari berbagai Negara terutama para pedagang Islam, sehigga kehidupan perekonomian Kp. Malaka berkembang pesat,
-          Untuk meningkatkan aktivitas perdagangan di Malaka, maka Paramisora menganut agama Islam dan merubah namanya menjadi Iskandar Syah, kemudian menjadikan Kp. Malaka menjadi Kerajaan Islam.
-          Untuk menjaga keamanan Kerajaan Malaka, Iskandar Syah meminta bantuan kepada Kaisar China dengan menyatakan takluk kepadanya (1405 M).
  1. 2. Muhammad Iskandar Syah (1414-1424 M)
-          Merupakan putra dari Iskandar Syah, pada masa pemerintahannya wilayah kekuasaan Kerajaan Malaka diperluas lagi hingga mencapai seluruh Semenanjung Malaya,
-          Untuk menjadi Kerajaan Malaka sebagai penguasa tunggal jalur pelayaran dan perdagangan di Selat Malaka, maka harus berhadapan dengan Kerajaan Samudera Pasai yang kekuatannya lebih besar dan tidak mungkin untuk bisa dikalahkan, maka dipilih melalui jalur politik perkawinan dengan cara menikahi putri Kerajaan Samudera Pasai, sehingga cita-citanya dapat tercapai.
  1. 3. Mudzafat Syah (1424-1458 M)
-          Setelah berhasil menyingkirkan Muhammad Iskandar Syah, ia kemudian naik tahta dengan gelar sultan (Mudzafat Syah merupakan raja Kerajaan Malaka yang pertama bergelar Sultan),
-          Pada masa pemerintahannya, terjadi serangan dari Kerajaan Siam (serangan dari darat dan laut), namun dapat digagalkan.
-          Mengadakan perluasan wilayah ke  daerah-daerah yang berada di sekitar Kerajaan Malaka seperti Pahang, Indragiri dan Kampar.
  1. 4. Sultan Mansyur Syah (1458-1477 M)
-          Merupakan putra dari Sultan Mudzafat Syah.
-          Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Malaka mencapai puncak kejayaan sebagai pusat perdagangan dan pusat penyebaran Islam di Asia Tenggara.
-          Puncak kejayaan dicapai berkat Sultan Mansyur Syah meneruskan politik ayahnya dengan memperluas wilayah kekuasaanya, baik di Semananjung Malaya maupun di wilayah Sumatera Tengah (Kerajaan Siam berhasil ditaklukan). Raja Siam  tewas dalam pertempuran , tetapi putra mahkotanya ditawan dan dikawinkan dengan putri sultan sendiri kemudian diangkat menjadi raja dengan gelar Ibrahim. Indragiri mengakui kekuasaan Malaka.
-          Kerajaan Samudera Pasai, Jambi dan Palembang tidak serang karena menghormati Majapahit yang berkuasa pada waktu itu, selain itu Kerajaan Aru juga tetap sebagai kerajaan merdeka.
-          Kejayaan Kerajaan Malaka tidak lepas dari jasa Laksamana Hang Tuah yang kebesarannya disamakan dengan kebesaran Patih Gajah Mada dari Kerajaan Mahapahit. Cerita Hang Tuah ditulis dalam sebuah Hikayat, Hikayat Hang Tuah.
  1. 5. Sultan Alaudin Syah (1477-188 M)
-          Merupakan putra dari Sultan Mansyur Syah
-          Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Malaka mulai mengalami kemunduran, satu persatu wilayah kekuasaan Kerajaan Malaka mulai melepaskan diri. Hal ini disebabkan oleh karena Sultan Alaudin Syah bukan merupakan raja yang cakap.
  1. 6. Sultan Mahmud Syah (1488-1511 M)
-          Merupakan putra dari Sultan Alaudin Syah
-          Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Malaka merupakan kerajaan yang sangat lemah, wilayah kekuasaannya meliputi sebagian kecil Semenanjung Malaya, hal ini menambah suram kondisi Kerajaan Malaka.
-          Pada tahun 1511 M, terjadi serangan dari bangsa Portugis di bawah pimpinan Alfonso d’Alberquerque dan berhasil Merebut Kerajaan Malaka. Akhirnya Malaka pun jatuh ke tangan Portugis.
  1. c. Kehidupan Budaya
-          Perkembangan Seni sastra Melayu mengalami perkembangan yang pesat seperti munculnya karya-karya sastra yang menggambarkan tokoh-tokoh kepahlawanan dari Kerajaan Malaka seperti Hikayat Hang Tuah, Hikayat Hang Lekir dan Hikayat Hang Jebat.
  1. 3. KERAJAAN ACEH
    1. a. Letak Kerajaan
-          Secara Geografis, Kerajaan Aceh terletak di Pulau Sumatera bagian utara dan dekat jalur pelayaran dan perdagangan internasional, yaitu Selat Malaka.
  1. b. Raja-Raja yang Memerintah
Mengenai berdirinya Kerajaan Aceh, tidak dpat diketahui dengan pasti. Berdasarkan Bustanusslatin (1637 M) karangan Nuruddin Ar Raniri yang berisi silsilah sultan-sultan Aceh, dan berdasarkan berita-berita Eropa, diketahui bahwa Kerajaan Aceh telah berhasil membebaskan diri dari kekuasaan Kerajaan Pedir.
Adapun raja-raja yang memerintah :
  1. 1. Sultan Ali Mughayat Syah (1514-1528 M)
-          Merupakan raja pertama di Kerajaan Aceh.
-          Pada masa pemerintahannya, diadakan perluasan wilayah kebeberapa daerah di wilayah Sumatera Utara seperti daerah Daya,dan Pasai, bahkan melalukan serangan terhadap Portugis yang berkedudukan di Malaka dan menyerang Kerajaan Aru.
  1. 2. Sultan Salahuddin (1528-1537 M)
-          Merupakan putera dari Sultan Ali Mughayat Syah
-          Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Aceh mengalami kemerosotan yang sangat tajam, karena Sultan Salahuddin tidak memperdulikan pemerintahannya. Akhirnya Sultan Salhuddin digantikan saudaranya yang bernama Alauddin Riayat Syah-al-Kahar untuk menyelematkan Kerajaan Aceh.
  1. 3. Sultan Alauddin Riayat Syah-al-Kahar (1537-1568 M)
-          Pada masa pemerintahannya, diadakan berbagai perubahan dan perbaikan dalam segala bentuk pemerintahan Kerajaan Aceh. Diadakan perluasan wilayah dengan menyerang Kerajaan Malaka (tapi gagal0. Kerajaan Aru berhasil didtaklukan.
-          Setelah Sultan Alauddin Riayat Syah al-Kahar wafat, Kerajaan Aceh mengalai kemunduran yang sangat tajam. Pemberontakan dan perebutan kekuasaan sering terjadi. Baru setelah Sultan Iskandar Syah naik tahta , Kerajaan Aceh mengalami perkembangan yang pesat.
  1. 4. Sultan Iskandar Muda (1607-1636 M)
-          Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Aceh mencapai puncak kejayaan sebagai kerajaan besar dan berkuasa atas perdagangan Islam dan menjadi bandar transito yang dapat menghubungkan dengan pedagang Islam di dunia Barat.
-          Untuk mencapai kebesaran Kerajaan Aceh, Sultan Iskandar Muda melakukan serangan terhadap portugis di Malaka dan Kerajaan Johor di Semenanjung Malaya dengan tujuan menguasai jalur pelayaran dan perdagangan di Selat Malaka dan menguasai daerah-daerah penghasil lada.
-          Sultan Iskandar Muda menolah permintaan Inggris dan Belanda untuk membeli lada di pesisir Sumatera bagian barat.
-          Kerajaan Aceh melakukan pendudukan terhadap daerah-daerah seperti Aru, Pahang, Kedah, Perlak dan Indragiri. (sehingga wilayah kekuasaannya sangat luas).
-          Pada masa pemerintahannya, hidup dua ahli tasawuf yang terkenal di Aceh, yaitu Syekh Syamsuddin bin Abdullah as-Samatrani dan Syekh Ibrahim as-Syamsi.
  1. 5. Sultan Iskandar Thani (1636-1641 M)
-          Merupakan menantu dari Sultan Iskandar Muda
-          Ia memerintah dengan meneruskan tradisi kekuasaan Sultan Iskandar Muda
-          Pada masa pemerintahannya, hidup seorang ulama besar yang bernama Nuruddin ar-Raniri yang menulis sejarah Aceh berjudul Bustanu’ssalatin. Sebagai ulama besar, ia sangat dihormati oleh Sultan dan keluarganya serta rakyat Aceh
-          Setelah Sultan Iskandar Thani wafat, tahta kerajaan diteruskan oleh permaisurinya (putri Sultan Iskandar Syah) dengan gelar Putri Sri Alam Permaisuri (1641-1675 M).

Senin, 29 April 2013

Ciri - Ciri Makhluk Hidup

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP (Plassa.net). Gunung, bunga, batu, kupu-kupu, rumput, mawar, dan manusia adalah sebagian contoh makhluk ciptaan Allah, Tuhan Yang Maha Esa. Makhluk ciptaan Allah sangat banyak dan beranekaragam. Ada tetumbuhan, binatang, gunung, sungai, laut, danau, dsb. Dapatkah kalian mengenali perbedaan makhluk-makhluk ciptaan Allah tersebut? Pernahkah kamu mendengar atau menyaksikan bahwa ada seseorang yang meninggal? Namun pernahkah kamu mendengar atau menyaksikan ada batu yang mati? Kamu mungkin akan mengatakan bahwa batu tidak bisa mati sebab batu bukan makhluk hidup. Bagaimanakah dengan gunung, bunga, kupu-kupu, dan rumput, apakah mereka makhluk hidup atau bukan? Untuk mendapatkan jawabannya marilah kita pelajari ciri-ciri makhluk hidup.

Masih ingatkan kamu dengan pelajaran sains di sekolah dasar. Di kelas 3 dan kelas 4 kamu telah mempelajari beberapa ciri makhluk hidup.  Masih ingatkah kamu apa sajakah ciri-ciri makhluk hidup itu?  Pada bab ini kamu akan diajak mempelajari ciri-ciri makhluk hidup dengan lebih mendalam lagi. Agar pelajaran ini lebih menarik dan kamu juga lebih memahami pelajaran ini kamu harus mau mengerjakan kegiatan, tugas, dan latihan yang ada.

Yakinkah kamu bahwa kamu makhluk hidup? Pasti! Pasti kamu yakin bahwa kamu adalah makhluk hidup. Ciri-ciri apakah yang kamu miliki sehingga kamu mengatakan bahwa kamu adalah makhluk hidup? Dengan menggunakan ciri-ciri hidup yang kamu miliki, marilah kita pelajari ciri-ciri makhluk hidup satu demi satu.

A. Bernafas
Apakah kamu bernafas? Tentu! Cobalah kamu perhatikan bagaimana kamu bernafas. Semua makhluk hidup bernafas. Kita manusia bernafas dengan menghirup oksigen dari udara dengan menggunakan alat pernafasan kita, mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru.  Bagaimana halnya dengan makhluk hidup yang hidup di air, misalnya ikan?  Mereka juga bernafas, tetapi alat pernafasannya bukanlah paru-paru seperti yang dimiliki manusia.  Ikan bernafas dengan menggunakan insang.

Mengapa makhluk hidup memerlukan oksigen? Makhluk hidup membutuhkan oksigen dalam kaitannya dengan usahanya untuk memperoleh energi. Di dalam tubuh, zat-zat makanan yang kita makan perlu dipecah untuk menghasilkan energi. Dalam salah satu tahapan proses pemproduksian energi ini diperlukan oksigen. Oleh karena itu kita memerlukan oksigen. Makhluk hidup yang lain juga sama, mereka bernafas dengan tujuan agar dapat memperoleh energi.

Dalam proses pernafasan selain dihasilkan energi juga dihasilkan sisa pembakaran, yaitu karbon dioksida.  Karbon dioksida harus dikeluarkan dari dalam tubuh sebab karbon dioksida merupakan racu bagi tubuh kita. Kalau oksigen dimasukkan ke dalam tubuh pada saat kita menarik nafas, sebaliknya karbon dioksida dikeluarkan dari dalam tubuh pada saat kita mengeluarkan nafas. Oleh karena itu pernafasan berperan penting dalam pertukaran gas-gas, yaitu mengambil oksigen yang kita butuhkan dan sekaligus membuang karbon dioksida yang tidak kita butuhkan.

Ciri lain terjadinya proses pernafasan adalah timbulnya panas yang merupakan akibat sampingan dari proses pemproduksian energi. Karena itu untuk melihat apakah terjadi proses pernafasan ataukah tidak kita dapat melihatnya dari dihasilkan tidaknya panas dan karbon dioksida. Kamu dapat membuktikan hal ini dengan meraba binatang yang telah mati.  Akan terasa bahwa tubuhnya terasa dingin sebab tidak lagi terjadi proses pernafasan yang menghasilkan energi.

Kalian tentunya telah yakin bahwa manusia dan binatang bernafas.  Apakah tumbuhan juga bernafas?  Sebagai makhluk hidup tumbuhan tentunya juga bernafas, hanya saja dalam bernafasnya tumbuhan tidak menggunakan alat pernafasan yang khusus, seperti yang kamu miliki atau yang dimiliki oleh binatang.  Tumbuhan tidak memiliki alat khusus untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida sebab gas-gas tersebut keluar dan masuk secara difusi. Dapatkah kamu menunjukkan bukti bahwa tumbuhan juga bernafas?
Bernafas ciri makhluk hidup
Bernafas
Sumber gambar: http://www.google.co.id
* Untuk membuktikan bahwa tumbuhan bernafas kalian dapat melakukan kegiatan-kegiatan  berikut:

Kegiatan 1
Ambillah segenggam kecambah yang masih segar. Simpanlah kecambah tersebut selama semalam atau lebih dalam botol atau kaleng yang tertutup rapat.  Pada hari berikutnya cobalah kamu amati:
  • Masukkanlah sebatang korek api yang menyala ke dalam botol atau kaleng tersebut. Apakah yang terjadi, apakah korek api tersebut tetap menyala  ataukah mati? …………………………………………………………
  • Cobalah masukkan tangan kamu ke dalam kaleng. Apakah kamu merasakan bahwa kaleng/botol tersebut terasa hangat? …………………
  • Apakah yang menyebabkan kejadian tersebut? ……………………………
Kegiatan 2
Ambilah segenggam kecambah yang masih segar dan letakkan dalam botol atau kaleng.  Tutuplah botol atau kaleng tersebut dengan penutup yang diberi selang plastik yang dihubungkan dengan botol yang diisi larutan Bromtymol biru.
  • Adakah kalian melihat gelembung-gelembung yang keluar dari botol yang berisi kecambah?  ………………………………………………………
  • Perubahan apakah yang kalian lihat pada larutan Bromtymol biru/larutan kapur tohor? …………………………………………………..
Keterangan:
Larutan Bromtymol biru atau larutan kapur merupakan larutan penanda. Larutan Bromtymol biru akan berubah menjadi kekuningan apabila terdapat karbon dioksida sedangkan Larutan kapur akan berubah menjadi keruh bila bereaksi dengan gas karbon dioksida.

B. Makan
Ciri hidup yang satu ini pasti sangat jelas bagimu. Makanan merupakan sumber energi bagi makhluk hidup. Tanpa makan kamu akan merasa lemas sebab tidak ada energi. Apabila kamu berpuasa tentu kamu merasakan sendiri betapa lemasnya badanmu padahal hanya beberapa jam saja kamu tidak makan. Tidak ada makhluk hidup yang dapat bertahan hidup tanpa makan sama sekali. Mungkin ada manusia yang masih dapat bertahan hidup tanpa makan untuk jangka waktu beberapa minggu.  Namun tak ada seorangpun yang bisa tetap bertahan hidup apabila terus-menerus tidak makan sama sekali.

Beberapa binatang yang hidup di daerah kutub, misalnya beruang kutub, dapat bertahan hidup selama beberapa bulan tanpa makan. Sesungguhnya hal itu dilakukannya dengan terpaksa sebab pada musim dingin mereka tidak bisa mencari binatang buruan sebagai makanan. Oleh karena itu apabila musim dingin telah tiba mereka akan sangat rakus mencari makanan.

Kita makan dengan memasukkan makanan melalui mulut dan selanjutnya dicerna di lambung dan di usus halus.  Makhluk hidup yang lain tentunya juga mempunyai cara makan yang berbeda-beda.  Jenis makanan yang dimakan setiap makhluk hidup juga sangat bervariasi. Kita manusia makan hampir segala macam makanan, misalnya nasi, sayuran, buah, dan daging. Makhluk hidup tertentu misalnya sapi hanya makan bahan makanan yang berasal dari tumbuhan sedangkan singa, misalnya hanya makan daging.

Kita di Indonesia pada umumnya makan nasi sebagai makanan pokok dan dilengkapi sayuran, buah-buahan dan lauk-pauk. Walaupun bentuk makanan yang kita makan berbeda-beda namun sesungguhnya bahan yang terkandung di dalamnya sama, yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.  Apakah tumbuhan juga makan?  Bagaimanakah tumbuhan makan?
Makan ciri Makhluk Hidup
  Makan ciri Makhluk Hidup1 
Sumber gambar: http://www.google.co.id
Untuk membuktikan bahwa tumbuhan juga makan, kalian dapat melakukan kegiatan berikut:
* Untuk membuktikan bahwa tumbuhan juga makan kalian dapat melakukan kegiatan berikut:

Kegiatan 3
Tanamlah beberapa biji kacang (misalnya kacang merah, kacang tanah, kacang panjang) pada sebuah pot. Beberapa saat setelah biji tersebut mulai berkecambah, potonglah keping lembaga (kotiledonnya) beberapa kecambah dan pada sebagian kecambah lain biarkanlah tumbuh seperti biasa.
  • Bagaimanakah pertumbuhan kecambah yang dipotong keping lembaganya? …………………………………………………………………….
  • Adakah perbedaan pertumbuhan antara kecambah yang dipotong keping lembaganya dengan kecambah yang tidak dipotong keping lembaganya? ……………………………………………………………….
  • Menurut kamu, mengapa terjadi hal yang demikian? ……………………
Petunjuk:
Keping lembaga merupakan cadangan makanan gabi biji.

Kegiatan 4
Carilah dua buah tanaman yang ukurannya hampir sama. Apabila kalian tidak menemukannya kalian dapat menanamnya sendiri. Pada salah satu tanaman, potonglah semua daunnya, dan setiap kali tumbuh daun baru potong juga sehingga tanaman tersebut sama sekali tidak memiliki daun. Setelah beberapa waktu amatilah pertumbuhan kedua tanaman tersebut.
  • Tanaman manakah yang lebih subur pertumbuhannya? …………………...
  • Menurutmu, mengapa kedua tanaman tersebut tidak sama pertumbuhannya? ……………………………………………………….
Petunjuk:
Daun merupakan tempat terjadinya fotosintesis

C. Bergerak
Ciri makhluk hidup yang ini juga pasti dapat dengan mudah kamu pahami. Kamu bisa berjalan, berlari, menulis, dan bermacam gerakan lain.  Kamu tentunya menyadari bahwa kelincahan gerak tiap manusia memang berbeda-beda, ada yang dapat berlari cepat, ada yang lambat, bahkan ada yang tidak dapat berjalan sama sekali.  Namun yang pasti selama orang tersebut masih hidup, dia dapat bergerak.  Seseorang mungkin tidak dapat berpindah tempat, namun selama dia masih hidup tentunya dia melakukan gerakan, misalnya menggerakkan tangan, kaki, atau mengedipkan mata.  Gerak bukan hanya berarti perpindahan tempat tetapi juga mencakup gerakan organ tubuh.

Makhluk hidup yang lain tentunya juga bergerak.  Sebagaimana yang terjadi pada manusia, tentunya ada makhluk hidup yang dapat bergerak dengan sangat leluasa dan juga ada yang gerakannya sangat sedikit.  Mungkin ada yang bisa berpindah tempat, namun ada juga yang hanya bisa menggerakkan bagian tubuh tertentu saja.  Apakah tumbuhan juga bergerak?  Dapatkah kalian membuktikan bahwa tumbuhan juga bergerak?
Untuk membuktikannya kalian dapat melakukan kegiatan berikut:

* Untuk membuktikan bahwa tumbuhan bergerak kalian dapat melakukan kegiatan berikut:

Kegiatan 5
Tanamlah dua kecambah kacang (kacang panjang, buncis, dll) dalam dua buah pot.  Selanjutnya, tutuplah masing-masing pot dengan sebuah kotak kardus.  Pot pertama ditutup dengan kotak kardus yang bagian atasnya terbuka sedangkan pot yang kedua ditutup dengan kotak kardus yang bagian atasnya tertutup dan hanya ada lubang pada salah satu sisinya.
  • Bagaimanakah arah pertumbuhan kacang pada kedua pot tersebut? …………………….…………………………………………………………..
  • Dapatkah kalian menjelaskan mengapa terjadi demikian? ………………
Yakinkah kamu sekarang bahwa tumbuhan juga bergerak? Di kelas 8 kamu akan belajar lebih banyak lagi tentang macam-macam gerak pada tumbuhan dan faktor apa saja yang menyebabkan gerakan tersebut.

D. Mereaksi rangsang (Iritabilitas)
Apa yang kamu lakukan pada saat tanganmu menyentuh benda yang panas? Apa pula yang kamu lakukan apabila matamu menjadi silau karena cahaya yang terlalu terang. Apabila kita menyentuh benda panas pasti kita akan segera menarik tangan, demikian juga apabila kita tiba-tiba tersorot lampu yang sangat terang kita akan berusaha agar tidak terlalu silau, misalnya degan menghalangi dengan tangan.  Itu adalah beberapa bukti bahwa kita mampu mereaksi rangsang.  Sebagai makhluk hidup kita manusia mempunyai kemampuan untuk memberikan tanggapan terhadap rangsangan yang kita terima. Kemampuan mereaksi rangsang hanya dimiliki makhluk hidup. Pernahkah kamu melihat batu yang berusaha menghindar agar tidak terlindas mobil? Tentu saja tidak! Makhluk tak hidup tidak bisa mereaksi rangsang sebab mereka tidak bisa menangkap adanya rangsang.

Cara kita mereaksi rangsang tentunya berbeda-beda, tergantung jenis rangsang dan kemampuan kita. Tingkat kekuatan rangsangan dan kemampuan makhluk hidup yang bersangkutan sangat menentukan reaksi yang diberikan terhadap adanya rangsang. Dengan urat syaraf yang kamu miliki bisa segera menarik tanganmu yang terkena benda panas atau berlari kencang apabila dikejar anjing.

Makhluk hidup yang lain tentunya juga mampu mereaksi rangsangan yang diterimanya.  Apakah menurut kamu juga mampu mereaksi rangsangan yang diterimanya?
Putri malu iritabilitas
Putri Malu
* Untuk membuktikan bahwa tumbuhan juga mereaksi rangsang kalian dapat melakukan kegiatan berikut:

Kegiatan 6

Dapatkah kamu menemukan tumbuhan putri malu di sekitar sekolah atau di sekitar rumahmu.  Cobalah sentuh daunnya dengan perlahan.  Apakah yang terjadi? …………………………………………………………………………….
  • Tunggulah beberapa menit, apa yang terjadi? …………………………...........
  • Adakah perbedaannya apabila rangsang yang diberikan lebih kuat? ……................
  • Apakah menurut kalian hanya rangsang sentuhan saja yang berpengaruh? Dapatkah kamu mencari rangsang apa saja yang menyebabkan daun putri malu menutup? …………………………………
  • Bagaimanakah gerak menutupnya daun apabila rangsang diberikan di bagian pangkal daun? ……………………………………………………

E. Tumbuh

Berapakah tinggi badanmu saat ini? Masih ingatkah kamu berapa tinggi badanmu pada saat masih di SD? Tentu kini badanmu bertambah tinggi dibandingkan pada saat kamu masih di SD. Hal ini menunjukkan bahwa  kamu tumbuh. Salah satu ciri makhluk hidup adalah tumbuh membesar. Namun perlu diingat bahwa ukuran maksimum tiap makhluk hidup berbeda-beda.  Karena itu kalian tidak akan pernah melihat kambing yang lebih besar dari gajah, atau kadal yang sebesar buaya.  Memang ada saja kekecualian, misalnya ada ikan lele yang besarnya mencapai 1 m, ada semangka yang buahnya sampai 100 kg dan keanehan lainnya namun itu semua hanyalah kekecualian. Pertumbuhan dicirikan dengan bertambah besarnya ukuran dan tidak akan mengecil lagi.  Dapatkah kalian menunjukkan bukti bahwa binatang dan tumbuhan juga tumbuh?

Tumbuh dan berkembang ciri makhluk hidup

Tumbuh dan berkembang ciri makhluk hidup1
 Sumber gambar: http://www.google.co.id
* Untuk membuktikan bahwa makhluk hidup tumbuh kalian dapat melakukan kegiatan berikut:

Kegiatan 7

Carilah beberapa tumbuhan yang masih muda di sekitar sekolah atau di sekitar rumah kalian.  Ukurlah berapa tinggi tumbuh-tumbuhan tersebut.  Lakukanlah pengukuran terhadap tinggi tumbuhan tersebut setiap selang satu minggu selama empat minggu berturut-turut.
  • Apakah kecepatan pertumbuhan berbagai jenis tumbuhan sama? ………
  • Apakah kecepatan pertumbuhan satu tumbuhan dari waktu ke waktu sama? …………………………………………………………………….
  • Samakah hasil yang kalian dapatkan dengan hasil yang didapat kawan-kawan kalian yang lain? ………………………………………………….

Kegiatan 8

Cobalah ukur tinggi badanmu. Ukur pula tinggi badan beberapa temanmu, ataupun juga orang tuamu.
  • Berapakah rata-rata kecepatan pertumbuhan kalian per bulan? …………..
  • Samakah rata-rata kecepatan pertumbuhan kalian? ……………………….
Tentunya kini kamu telah lebih memahami bahwa makhluk hidup tumbuh. Meskiopun demikian kecepatan pertumbuhan dan batas pertumbuhan setiap makhluk hidup berbeda-beda.

F. Berkembang biak

Berkembang biak artinya bertambah banyak dengan cara menghasilkan keturunan (anak).  Kalian pasti juga yakin benar bahwa makhluk hidup berkembang biak.  Kalian lahir dari ayah dan ibu kalian, ayah dan ibu kalian lahir dari kakek-nenek kalian, dan seterusnya. Makhluk hidup perlu berkembang biak sebab apabila tidak berkembang biak maka makhluk hidup tersebut akan punah. Apabila suatu jenis makhluk hidup lebih banyak yang meninggal daripada yang lahir maka makhluk hidup tersebut lambat laun akan punah. Di Indonesia terdapat beberapa jenis makhluk hidup yang terancam punah, misalnya badak bercula satu, harimau jawa, dan penyu hijau. Biunatang-binatang tersebut semakin sedikit jumlahnya sebab mereka hanya menghasilkan sedikit keturunan saja, sehingga apabila ada yang mati maka akan semakin berkurang jumlahnya.

Cara berkembang biak tiap jenis makhluk hidup tentunya berbeda-beda, ada yang dengan bertelur, ada yang beranak, ada yang menghasilkan biji, ada yang menghasilkan anakan, dsb.  Namun yang pasti dari proses perkembangbiakan tersebut akan dihasilkan keturunan baru.  Dapatkah kalian menemukan bagaimana binatang-binatang berkembang biak?

Sumber gambar: http://www.google.co.id
* Untuk membuktikan bahwa makhluk hidup berkembang biak lakukan kegiatan berikut.

Kegiatan 9

Carilah beberapa jenis binatang yang banyak terdapat di sekitar rumah atau sekolahmu. Cobalah amati bagaimana binatang-binatang tersebut menghasilkan keturunan baru.  Tuliskan hasil pengamatan kamu dalam tabel berikut.

Tabel pengamatan cara perkembangbiakan binatang
NO NAMA BINATANG CARA BERKEMBANG BIAK
1 Ayam bertelur
2 Belalang
3 Cecak
4 Kupu-kupu
5 Lalat
6

7

8

9

10


Lanjutkan tabel tersebut hingga penuh terisi
  • Dapatkah kalian menemukan persamaan cara berkembang biak binatang-binatang tersebut? .............................................................................
  • Dapatkah kalian menemukan perbedaan binatang yang berkembang biak dengan cara bertelur dan binatang yang berkembang biak dengan cara beranak? ……………………………………………………………..

Kegiatan 10

Tumbuhan juga makhluk hidup. Oleh karena itu tumbuhan juga berkembang biak. Yakinkah kalian bahwa tumbuhan juga berkembang biak? Dapatkah kalian membuktikannya? Untuk itu carilah bermacam-macam bunga yang ada di sekitar sekolah atau di sekitar rumah kalian.  Amatilah bunga-bunga tersebut dengan seksama.
  • Adakah kalian menemukan bagian yang menghasilkan semacam serbuk?  Berapakah jumlahnya?  ……………………………………………
Serbuk pada bunga itu tak lain adalah serbuk sari yang merupakan penghasil alat kelamin jantan (sperma).
  • Selanjutnya carilah bagian yang ada di tengah-tengah kumpulan serbuk sari yang ujungnya agak lengket.  Dapatkah kalian menemukannya?  Bagian inilah yang disebut dengan kepala putik.  Ada berapakah kepala putik bunga yang kalian amati? ………………………………………
  • Samakah jumlah kepala putik berbagai bunga? ……………………………

Di bagian dasar kepala putik itulah tersimpan bakal buah yang di dalamnya mengandung bakal biji.  Di dalam bakal biji itulah tersimpan sel telur. Apabila sel telur telah dibuahi maka biji dan buah akan berkembang sedangkan apabila sel telur tidak dibuahi maka biji dan buah biasanya akan busuk dan jatuh.

Tumbuhan tidak hanya berkembang biak dengan menggunakan biji. Ada banyak tumbuhan yang tidak menghasilkan biji namun mereka tetap dapat berkembang biak. Hal ini dimungkinkan sebab tumbuhan dapat berkembang biak secara tak kawin.
  • Dapatkah kalian menemukan beberapa contoh tumbuhan yang berkembang biaknya tidak dengan biji? ……………………………………..
  • Tahukah kalian hal apa saja yang dilakukan untuk memperkembangbiakkan tumbuhan secara tidak kawin? …………………

Kini tentunya kalian telah yakin bahwa suatu makhluk dapat dikatakan makhluk hidup apabila makhluk tersebut bernafas, makan, bergerak, tumbuh, mereaksi rangsang, dan berkembang biak. Untuk lebih memperkuat pemahaman kalian tentang ciri-ciri hidup, lakukanlah pengamatan lebih lanjut terhadap berbagai benda yang ada di sekitar sekolah atau tempat tinggal kamu. Tentukan apakah benda-benda tersebut termasuk makhluk hidup atau bukan. Sebagai lembar pengamatan kalian dapat mempergunakan tabel pengamatan berikut ini.

Tabel pengamatan makhluk hidup
No NAMA CIRI-CIRI YANG DIAMATI

OBJEK Ber-nafas Makan Ber-gerak Tumbuh Mereaksi rangsang Berkem-bang Biak
1. Angsa





2. Kepompong





3. Sapi





4. Robot





5. Lumut





6. Cacing





7. Biji jagung





8.






9.






10.







Keterangan:
Berilah tanda (+) apabila objek yang kalian amati mempunyai ciri yang dimaksud dan berilah tanda (-) apabila objek yang kalian amati tidak mempunyai ciri yang dimaksud.

Pertanyaan:
1. Obyak mana sajakah yang menurut kalian termasuk makhluk hidup? …………..……………………………………………………………………
Mengapa menurutmu objek tersebut merupakan makhluk hidup? ………….
2.  Obyek mana sajakah yang menurut kalian bukan makhluk hidup? ………….
Mengapa menurutmu objek tersebut bukan makhluk hidup? ……………….
3.   Adakah ciri yang dimiliki makhluk hidup namun juga dimiliki makhluk tak hidup?

Saurce: http://memetmulyadi.blogspot.com/2010/09/ciri-ciri-makhluk-hidup-materi-ipa.html#ixzz2RuIkCnve

Pengertian Countable and Uncountable Nouns

Countable and Uncountable Nouns

Countable nouns adalah kata benda yang dapat dihitung, yang dapat menunjukkan kuantitas atau jumlah, contohnya kata benda pen dapat dihitung one, two, atau three pens.

Contoh kata benda yang dapat dihitung: cat, dog, man, baby, person, animal, bottle, box, coin, cup, plate, table, chair, bag, glass, book, house, etc. Benda-benda yang ada di sekitar kita umumnya adalah benda yang dapat dihitung.

Contoh countable nouns dalam kalimat:
- We could see a ship in the distance.- I have to brothers, John and Mark.
- I've got a problem with the car.
- Do you like these photos?
- I'm going out for five minutes.

Uncountable nouns (disebut juga mass nouns) adalah kebalikan dari countable nouns, yaitu kata benda yang tidak dapat dihitung, contohnya kata benda water. Kata benda tersebut tidak bisa dikatakan a water atau two water, tetapi lebih tepat digunakan bersama dengan kata benda lainnya yang dapat dihitung, misalnya a glass of water atau two glass of water.

Contoh kata benda yang tidak dapat dihitung: sand, air, rice, sugar, cheese, tea, coffee, advice, assistance, fun, money, music, art, love, etc.

Contoh uncountable nouns dalam kalimat:
- Can I have some water?- Shall we sit on the grass?
- The money is much better in my new job.
- I love music.
- Would you like some coffee?

Perhatikan beberapa catatan mengenai countable dan uncountable nouns di bawah ini.

Much dan many yang sama-sama berarti banyak, biasa digunakan untuk menyatakan jumlah pada countable dan uncountable nouns. Many digunakan untuk countable nouns dan terletak mendahuluinya, sedangkan much digunakan untuk uncountable nouns.
Contoh:
- How many years have you lived in Surabaya?- She didn’t have much fun at the Tunjungan Plaza.
- I haven't got many pens.
- I haven't got much rice.

Number dan amount mempunyai arti yang sama yaitu jumlah atau sejumlah. Number digunakan untuk countable nouns, sedangkan amount untuk uncountable nouns.
Contoh:
- My teacher gives me a large number of assignments.- My teacher gives me a large amount of homework.
- We have been friends for a number of years.
-They give us an amount of money.

Few dan little mempunyai arti yang sama yaitu sedikit. Few digunakan untuk countable nouns, sedangkan little digunakan untuk uncountable nouns.
Contoh:
- The party has attended by a few men.- There is only a little milk on the table.
- I've got a few dollars.
- I've got a little money.
- Few people understand the difference.

Fewer dan less mempunyai arti yang sama yaitu sedikit. Fewer digunakan untuk countable nouns, sedangkan less digunakan untuk uncountable nouns.
Contoh:
- This kind of job will give you fewer dollars.- He pays me less money than I thought.
- Fewer birds came this year.
- Doctors recommend eating less salt.

Some dan any mempunyai arti yang sama yaitu beberapa, biasa digunakan untuk menyatakan jumlah tak tentu pada countable nouns (plural) atau uncountable nouns.
Contoh:
- I've got some money.- Have you got any rice?
- I've got some dollars.
- Have you got any pens?


Countable nouns dapat berbentuk singular maupun plural.
- My cat is playing.- My cats are hungry.

Countable nouns yang singular dapat didahului dengan kata this, that, every, each, either, dan neither, sedangkan yang plural biasanya didahului kata these, those, some, any, enough, dan zero article. Lihat juga catatan dan contoh di atas.

Umumnya, uncountable nouns tidak dapat dibuat menjadi plural, kecuali jika disertai oleh jenis kata lainnya.
- There are new wines being introduced every day.- The waters of the Atlantic are much warmer this time of year.
- The Dutch are famous for their cheeses.

Countable nouns dapat diawali oleh a, an (indefinite article) untuk singular dan the (definite article) untuk singular maupun plural.

Jika countable nouns berbentuk singular, maka penggunaan kata seperti a, an, the, my, this, dsb. harus digunakan.
- I want an orange. (tidak bisa dikatakan I want orange.)
- Where is my bottle? (tidak bisa dikatakan Where is bottle?)

Tetapi, jika countable nouns berbentuk plural, maka kata benda itu dapat berdiri sendiri:
- I like oranges.- Bottles can break.

Terkadang uncountable nouns diperlakukan singular yang akhirnya juga menggunakan verba singular.
- This news is very important.- Your luggage looks heavy.

Indefinite article a, an tidak umum dipakai pada uncountable nouns.
- a piece of news (bukan a news)- a bottle of water (bukan a water)
- a grain of rice (bukan a rice)

Jadi, harus diberi kata keterangan di depannya. Perhatikan contoh lainnya berikut ini.
- There has been a lot of research into the causes of this disease.
- He gave me a great deal of advice before my interview.
- They've got a lot of furniture.
- Can you give me some information about uncountable nouns?

Uncountable nouns juga sering digunakan tanpa article (zero article)
- Poetry is beautiful.- Sugar is sweet.
- Experience is the best teacher.

Uncountable nouns dapat didahului dengan kata some, any, enough, this, that, dan much. Dan karena bukan countable nouns maka tidak dapat didahului dengan kata these, those, every, each, either, and neither. Lihat lagi catatan dan contoh di atas.

Merupakan hal yang penting untuk mengetahui apakah suatu kata benda itu termasuk dalam countable nouns atau uncountable nouns. Hal ini akan memudahkan kita untuk mengenali jenis kata apa saja yang dapat diletakkan di sekitarnya.

PERISTIWA RENGASDENGKLOK

Peristiwa Rengasdengklok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kamar peristirahatan Bung Karno di rumah Djiaw Kie Siong.
Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa dimulai dari "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (a.l.) Soekarni, Wikana dan Chaerul Saleh dari perkumpulan "Menteng 31" terhadap Soekarno dan Hatta. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 04.00. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan.
Menghadapi desakan tersebut, Soekarno dan Hatta tetap tidak berubah pendirian. Sementara itu di Jakarta, Chairul dan kawan-kawan telah menyusun rencana untuk merebut kekuasaan. Tetapi apa yang telah direncanakan tidak berhasil dijalankan karena tidak semua anggota PETA mendukung rencana tersebut.
Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia rencananya akan dibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 di lapangan IKADA(yang sekarang telah menjadi lapangan Monas) atau di rumah Bung Karno di Jl.Pegangsaan Timur 56. Dipilih rumah Bung Karno karena di lapangan IKADA sudah tersebar bahwa ada sebuah acara yang akan diselenggarakan, sehingga tentara-tentara jepang sudah berjaga-jaga, untuk menghindari kericuhan, antara penonton-penonton saat terjadi pembacaan teks proklamasi, dipilihlah rumah Soekarno di jalan Pegangsaan Timur No.56. Teks Proklamasi disusun di Jakarta, bukan di Rengasdengklok, bukan di rumah seorang Tionghoa, Djiaw Kie Siong yang diusir dari rumahnya oleh anggota PETA agar dapat ditempati oleh "rombongan dari Jakarta". Naskah teks proklamasi di susun di rumah Laksamana Muda Maeda di Jakarta, bukan di Rengasdengklok. Bendera Merah Putih sudah dikibarkan para pejuang di Rengasdengklok pada Rabu tanggal 16 Agustus, sebagai persiapan untuk proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Karena tidak mendapat berita dari Jakarta, maka Jusuf Kunto dikirim untuk berunding dengan pemuda-pemuda yang ada di Jakarta. Namun sesampainya di Jakarta, Kunto hanya menemui Wikana dan Mr. Achmad Soebardjo, kemudian Kunto dan Achmad Soebardjo ke Rangasdengklok untuk menjemput Soekarno, Hatta, Fatmawati dan Guntur. Achmad Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hatta berangkat ke Jakarta untuk membacakan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur 56. Pada tanggal 16 tengah malam rombongan tersebut sampai di Jakarta.
Keesokan harinya, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 pernyataan proklamasi dikumandangkan dengan teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melik menggunakan mesin ketik yang "dipinjam" (tepatnya sebetulnya diambil) dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut Jerman, Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler.[1]

Latar belakang

Pada waktu itu Soekarno dan Moh. Hatta, tokoh-tokoh menginginkan agar proklamasi dilakukan melalui PPKI, sementara golongan pemuda menginginkan agar proklamasi dilakukan secepatnya tanpa melalui PPKI yang dianggap sebagai badan buatan Jepang. Selain itu, hal tersebut dilakukan agar Soekarno dan Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Para golongan pemuda khawatir apabila kemerdekaan yang sebenarnya merupakan hasil dari perjuangan bangsa Indonesia, menjadi seolah-olah merupakan pemberian dari Jepang.
Sebelumnya golongan pemuda telah mengadakan suatu perundingan di salah satu lembaga bakteriologi di Pegangsaan Timur Jakarta, pada tanggal 15 Agustus. Dalam pertemuan ini diputuskan agar pelaksanaan kemerdekaan dilepaskan segala ikatan dan hubungan dengan janji kemerdekaan dari Jepang. Hasil keputusan disampaikan kepada Ir. Soekarno pada malam harinya tetapi ditolak Soekarno karena merasa bertanggung jawab sebagai ketua PPKI.

Pengertian Asam Basa

Asam dan basa sudah dikenal sejak zaman dulu. Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Istilah basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu. Basa digunakan dalam pembuatan sabun. Juga sudah lama diketahui bahwa asam dan basa saling menetralkan. Di alam, asam ditemukan dalam buah-buahan, misalnya asam sitrat dalam buah jeruk berfungsi untuk memberi rasa limun yang tajam. Cuka mengandung asam asetat, dan asam tanak dari kulit pohon digunakan untuk menyamak kulit. Asam mineral yang lebih kuat telah dibuat sejak abad pertengahan, salah satunya adalah aqua forti (asam nitrat) yang digunakan oleh para peneliti untuk memisahkan emas dan perak.

Pada tahun 1884, Svante Arrhenius (1859-1897) seorang ilmuwan Swedia yang memenangkan hadiah nobel atas karyanya di bidang ionisasi, memperkenalkan pemikiran tentang senyawa yang terpisah atau terurai menjadi bagian ion-ion dalam larutan. Dia menjelaskan bagaimana kekuatan asam dalam larutan aqua (air) tergantung pada konsentrai ion-ion hidrogen di dalamnya.
Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dalam air melepakan ion H+, sedangkan basa adalah zat yang dalam air melepaskan ion OH–. Jadi pembawa sifat asam adalah ion H+, sedangkan pembawa sifat basa adalah ion OH–. Asam Arrhenius dirumuskan sebagai HxZ, yang dalam air mengalami ionisasi sebagai berikut.
HxZ ⎯⎯→ x H+ + Zx–
Jumlah ion H+ yang dapat dihasilkan oleh 1 molekul asam disebut valensi asam, sedangkan ion negatif yang terbentuk dari asam setelah melepaskan ion H+ disebut ion sisa asam. Beberapa contoh asam dapat dilihat pada tabel 5.1.
Basa Arrhenius adalah hidroksida logam, M(OH)x, yang dalam air terurai sebagai berikut.
M(OH)x ⎯⎯→ Mx+ + x OH–
Jumlah ion OH– yang dapat dilepaskan oleh satu molekul basa disebut valensi basa. Beberapa contoh basa diberikan pada tabel 5.2.

Asam sulfat dan magnesium hidroksida dalam air mengion sebagai berikut.
H2SO4 ⎯⎯→ 2 H+ + SO42–
Mg(OH)2 ⎯⎯→ Mg+ + 2 OH–
  • Persamaan ionisasi air dapat ditulis sebagai:
H2O(l) ←⎯⎯⎯⎯→ H+(aq) + OH–(aq)
  • Harga tetapan air adalah:

  • Konsentrasi H2O yang terionisasi menjadi H+ dan OH– sangat kecil dibandingkan dengan konsentrasi H2O mula-mula, sehingga konsentrasi H2O dapat dianggap tetap, maka harga K[H2O] juga tetap, yang disebut tetapan kesetimbangan air atau ditulis Kw.
  • Jadi,

  • Pada suhu 25 °C, Kw yang didapat dari percobaan adalah 1,0 × 10–14.
  • Harga Kw ini tergantung pada suhu, tetapi untuk percobaan yang suhunya tidak terlalu menyimpang jauh dari 25 °C, harga Kw itu dapat dianggap tetap.
  • Harga Kw pada berbagai suhu dapat dilihat pada tabel berikut.



Kekuatan asam dipengaruhi oleh banyaknya ion – ion H+ yang dihasilkan
oleh senyawa asam dalam larutannya. Berdasarkan banyak sedikitnya ion H+
yang dihasilkan, larutan asam dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.
1. Asam Kuat
Asam kuat yaitu senyawa asam yang dalam larutannya terion seluruhnya
menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi asam kuat merupakan reaksi
berkesudahan. Secara umum, ionisasi asam kuat dirumuskan sebagai berikut.
HA(aq) ⎯⎯→ H+(aq) + A–(aq)

2. Asam Lemah
Asam lemah yaitu senyawa asam yang dalam larutannya hanya sedikit
terionisasi menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi asam lemah merupakan reaksi
kesetimbangan.
Secara umum, ionisasi asam lemah valensi satu dapat dirumuskan
sebagai berikut.
HA(aq) ←⎯⎯⎯⎯→ H+(aq) + A–(aq)
Makin kuat asam maka reaksi kesetimbangan asam makin condong ke
kanan, akibatnya Ka bertambah besar. Oleh karena itu, harga Ka merupakan
ukuran kekuatan asam, makin besar Ka makin kuat asam.
Berdasarkan persamaan di atas, karena pada asam lemah [H+] = [A–],
maka persamaan di atas dapat diubah menjadi:



  • Kekuatan basa dipengaruhi oleh banyaknya ion – ion OH– yang dihasilkan oleh senyawa basa dalam larutannya.
  • Berdasarkan banyak sedikitnya ion OH yang dihasilkan, larutan basa juga dibedakan menjadi dua macam sebagai berikut.
1. Basa Kuat
  • Basa kuat yaitu senyawa basa yang dalam larutannya terion seluruhnya menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi basa kuat merupakan reaksi berkesudahan.
  • Secara umum, ionisasi basa kuat dirumuskan sebagai berikut.
M(OH)x(aq) ⎯⎯→ Mx+(aq) + x OH–(aq)

dengan: x = valensi basa
M = konsentrasi basa
2. Basa Lemah
  • Basa lemah yaitu senyawa basa yang dalam larutannya hanya sedikit terionisasi menjadi ion-ionnya.
  • Reaksi ionisasi basa lemah juga merupakan reaksi kesetimbangan.
  • Secara umum, ionisasi basa lemah valensi satu dapat dirumuskan sebagai berikut.
M(OH)(aq) ←⎯⎯⎯⎯→ M+(aq) + OH–(aq)



  • Makin kuat basa maka reaksi kesetimbangan basa makin condong ke kanan, akibatnya Kb bertambah besar.
  • Oleh karena itu, harga Kb merupakan ukuran kekuatan basa, makin besar Kb makin kuat basa.
  • Berdasarkan persamaan di atas, karena pada basa lemah [M+] = [OH–], maka persamaan di atas dapat diubah menjadi:







  • Untuk menyatakan tingkat atau derajat keasaman suatu larutan, pada tahun 1910, seorang ahli dari Denmark, Soren Lautiz Sorensen memperkenalkan suatu bilangan yang sederhana.
  • Bilangan ini diperoleh dari hasil logaritma konsentrasi H+.
  • Bilangan ini kita kenal dengan skala pH. Harga pH berkisar antara 1 – 14 dan ditulis:

  • Dari uraian di atas dapat kita simpulkan bahwa:
a. Larutan bersifat netral jika [H+] = [OH–] atau pH = pOH = 7.
b. Larutan bersifat asam jika [H+] > [OH–] atau pH < 7.
c. Larutan bersifat basa jika [H+] < [OH–] atau pH > 7.
  • Karena pH dan konsentrasi ion H+ dihubungkan dengan tanda negatif, maka makin besar konsentrasi ion H+ makin kecil pH, dan karena bilangan dasar logaritma adalah 10, maka larutan yang nilai pH-nya berbeda sebesar n mempunyai perbedaan ion H+ sebesar 10n.
  • Perhatikan contoh di bawah ini.
  • Jika konsentrasi ion H+ = 0,01 M, maka pH = – log 0,01 = 2
  • Jika konsentrasi ion H+ = 0,001 M (10 kali lebih kecil) maka pH = – log 0,001 = 3 (naik 1 satuan)
  • Jadi dapat disimpulkan:
• Makin besar konsentrasi ion H+ makin kecil pH
• Larutan dengan pH = 1 adalah 10 kali lebih asam daripada larutan dengan pH = 2.

  • Untuk menentukan pH suatu larutan dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain sebagai berikut.
1. Menggunakan Beberapa Indikator
  • Indikator adalah asam organik lemah atau basa organik lemah yang dapat berubah warna pada rentang harga pH tertentu (James E. Brady, 1990).
  • Harga pH suatu larutan dapat diperkirakan dengan menggunakan trayek pH indikator.
  • Indikator memiliki trayek perubahan warna yang berbeda-beda.
  • Dengan demikian dari uji larutan dengan beberapa indikator akan diperoleh daerah irisan pH larutan.
  • Contoh, suatu larutan dengan brom timol biru (6,0– 7,6) berwarna biru dan dengan fenolftalein (8,3–10,0) tidak berwarna, maka pH larutan itu adalah 7,6–8,3.
  • Hal ini disebabkan jika brom timol biru berwarna biru, berarti pH larutan lebih besar dari 7,6 dan jika dengan fenolftalein tidak berwarna, berarti pH larutan kurang dari 8,3.


Konsep Asam-Basa Bronsted dan Lowry

  • Menurut Bronsted dan Lowry, asam adalah spesi yang memberi proton, sedangkan basa adalah spesi yang menerima proton pada suatu reaksi pemindahan proton.
 
  •  Perhatikan contoh berikut.
NH4 + (aq)  +  H2O(l)  ⎯→  NH3(aq) + H3O+(aq)
asam                basa
H2O(l)  + NH3(aq) ⎯⎯→  NH4+(aq)  +  OH(aq)
asam          basa
  •  Pada contoh di atas terlihat bahwa air dapat bersifat sebagai asam (donor proton) dan sebagai basa (akseptor proton).
  • Zat seperti itu bersifat amfiprotik (amfoter).
  • Konsep asam-basa dari Bronsted-Lowry ini lebih luas daripada konsep asam-basa Arrhenius karena hal-hal berikut :
  1. Konsep asam-basa Bronsted-Lowry tidak terbatas dalam pelarut air, tetapi juga menjelaskan reaksi asam-basa dalam pelarut lain atau bahkan reaksi tanpa pelarut.
  2. Asam-basa Bronsted-Lowry tidak hanya berupa molekul, tetapi juga dapat berupa kation atau anion. Konsep asam-basa ronsted-Lowry dapat menjelaskan sifat asam dari NH4Cl. Dalam NH4Cl, yang bersifat asam adalah ion NH4+ karena dalam air dapat melepas proton.
Asam dan Basa Konjugasi
  • Suatu asam setelah melepas satu proton akan membentuk spesi yang disebut basa konjugasi dari asam tersebut.
  • Sedangkan basa yang telah menerima proton menjadi asam konjugasi.
  • Perhatikan tabel berikut.

  • Pasangan asam-basa setelah terjadi serah-terima proton dinamakan asam-basa konjugasi.


Konsep Asam-Basa LEWIS
  • Teori asam basa Lewis
Asam menurut Lewis adalah zat yang dapat menerima pasangan electron (akseptor pasangan electron)
Basa menurut Lewis adalah zat yang dapat memberikan pasangan electron (donor pasangan electron).

Lewis mengamati bahwa molekul BF3 juga dapat berperilaku seperti halnya asam (H+) sewaktu bereaksi dengan NH3. Molekul BF3 dapat menerima sepasang elektron dari molekul NH3 untuk membentuk ikatan kovalen antara B dan H.
Teori asam basa Lewis lebih luas dibandingkan Arhenius dan Bronsted Lowry , karena :
  • Teori Lewis dapat menjelaskan reaksi asam basa yang berlangsung dalam pelarut air, pelarut bukan air, dan tanpa pelarut sama sekali.
  • Teori Lewis dapat menjelaskan reaksi asam basa yang tidak melibatkan transfer proton (H+), seperti reaksi antara BF3 dan NH3.

Contoh :
Tunjukkan bagaimana reaksi asam basa antara larutan HCl dan NaOH menurut teori Arhenius dapat dijelaskan dengan menggunakan teori Lewis

Reaksi antara larutan HCl dan NaOH ;
HCl(aq) + NaOH(aq)  ↔ NaCl(aq) + H2O(l)
Untuk menjelaskan reaksi ini menggunakan teori Lewis, nyatakan reaksi sebagai reaksi ion:
HCl ↔ H+ + Cl-                      NaOH ↔ Na+ + OH-
NaCl ↔ Na+  + Cl-                  H2O
Reaksi ion bersihnya adalah :
H+ + OH-↔ H2O(l)
Ikatan kovalen koordinasi antara H dan O yang terbentuk akibat transfer sepasang elektron dari OH- ke H+